Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FAI UMP) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat nilai-nilai dakwah di lingkungan kampus melalui kegiatan rutin Gerakan Jamaah Dakwah Jamaah (GJDJ). Kegiatan yang mengangkat tema “Model Dakwah Kontemporer Berdasarkan Kompetensi” ini digelar pada Rabu, 11 Februari 2026, bertempat di Gedung I Fakultas Agama Islam, Ruang I.1.2.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Dr. Encep Saepudin, M.Si., dosen Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Acara ini dimoderatori oleh Hasna’ Rizqia Achmada, S.Pd. dan diikuti oleh seluruh dosen serta karyawan FAI UMP. Kehadiran para peserta menunjukkan antusiasme dan komitmen sivitas akademika dalam memperkuat peran dakwah di tengah dinamika kehidupan modern.
Dalam pemaparannya, Dr. Encep Saepudin, M.Si. menekankan bahwa dakwah tidak lagi dapat dipahami secara sempit sebatas ceramah di mimbar. Menurutnya, dakwah harus dikontekstualisasikan sesuai dengan perkembangan zaman dan kompetensi masing-masing individu. “Setiap umat memiliki peran strategis dalam berdakwah sesuai bidang keahliannya. Seorang dosen dapat berdakwah melalui pengajaran dan penelitian, tenaga kependidikan melalui pelayanan terbaik, dan pimpinan melalui kebijakan yang berlandaskan nilai-nilai Islam,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa model dakwah kontemporer berbasis kompetensi menjadi sangat relevan di era digital dan globalisasi. Tantangan moral dan sosial yang dihadapi generasi muda menuntut pendekatan yang lebih solutif, adaptif, dan profesional. Dakwah tidak cukup hanya bersifat normatif, tetapi juga harus mampu menjawab persoalan riil masyarakat dengan pendekatan ilmiah dan humanis.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Para peserta tampak serius menyimak materi yang disampaikan, sekaligus aktif dalam sesi diskusi. Sejumlah dosen menyampaikan pandangan dan pengalaman mereka dalam mengintegrasikan nilai dakwah ke dalam proses pembelajaran. Diskusi yang berkembang memperkaya perspektif mengenai pentingnya sinergi antarbidang dalam mewujudkan dakwah yang efektif.
Kegiatan GJDJ ini secara rutin dilaksanakan setiap bulan sebagai bagian dari ikhtiar Fakultas Agama Islam dalam memupuk semangat istiqomah di kalangan sivitas akademika. Selain itu, forum ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar dosen dan karyawan, sekaligus memperkuat spiritualitas dan semangat kedermawanan. Dengan adanya ruang pertemuan yang konsisten, nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial diharapkan semakin tumbuh dan mengakar.
Dalam kesimpulan yang mengemuka pada akhir kegiatan, ditegaskan bahwa dakwah merupakan tanggung jawab bersama seluruh umat Islam. Setiap individu memiliki kontribusi yang unik sesuai kompetensi yang dimiliki. Melalui peran masing-masing, diharapkan tercipta generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Gerakan Jamaah Dakwah Jamaah tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga momentum refleksi dan penguatan komitmen. Dengan mengusung model dakwah kontemporer berbasis kompetensi, Fakultas Agama Islam berupaya menjawab tantangan zaman sekaligus meneguhkan jati diri sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh dalam nilai spiritual dan moral. (ydn)




